Menumbuhkan Minat Baca di Era Milenial
dikirim tanggal 17 September 2018 - 13:17:34, dan sudah dilihat sebanyak 11778 kali
artikel

#LombaMenulisArtikel-Menurut kamus besar bahasa indonesia perpustakaan adalah tempat, gedung, ruang yang disediakan untuk pemeliharaan dan pengunaaan koleksi buku tersebut, koleksi buku, majalah, dan bahan kepustakaan lainnya yang disimpan untuk dibaca, dipelajari dan dibicarakan. Perpustakaan ditujukan kepada masyarakat luas baik dari siswa, mahasiswa, berbagai macam ilmu profesi dan masyarakat umum.

Keberadaan perpustakaan dapat menjadi pendongkrak pengetahuan masyarakat. Namun seiring perkembangan zaman fungsi perpustakaan tidak lagi sebagaimana dahulu. Kunjungan ke perpustakaan berkurang dari tahun ke tahun. Para siswa lebih tertarik untuk menghabiskan waktu liburannya dengan bermain games di gedged ketimbang membaca di perpustakaan. Perkembangan teknologi yang semakin pesat mengalihkan perhatian generasi muda. Mereka lebih betah berlama-lama di depan televisi atapun gadged daripada di perpustakaan.

Menurut (arixs:2006) ada 6 faktor penyebab menurunnya minat baca,

1.      Sisitem pendidikan di Indonesia yang tidak mengharuskan mahasiswa membaca buku

2.      Demikian tempat hiburan, permainan dan tayangan televisi yang mengalihkan perhatian mereka dari membaca buku

3.      Budaya baca memang belum pernah diwariskan nenek moyang

4.      Sarana untuk memperoleh bacaan seperti perpustakaan atau taman bacaan masih merupakan barang yang kecil

5.      Tidak meratanya dibagikan bahan bacaan diberbagai lapisan masyarakat

6.      Dorongan membeca tidak ditumbuhkan sejak pendidikan praperguruan tinggi

 Menurunnya minat baca pada anak berarti menimbukan resiko negatif di kemudian hari. Pola hidup konsumtif yang menjadi kebiasaan mereka akan membudaya jika tidak ada upaya lebih lanjut. Tidak hanya siswa, mahasiswa juga lebih memilih jalur instan dalam menyelesaikan tugas kuliahnya. Mereka cukup mengetikkan hal yang ingin dicari di keyboard komputernya, kemudian google akan mengkonversikannya menjadi informasi. Hal-hal yang dicari akan muncul di internet, tanpa membaca mereka langsung menyalin informasi tersebut. Kejadian itu banyak kita temui dalam kehidupan sehari-hari khusunya pada pelajar disemua  jenjang pendidikan.

Sebagai generasi milenial yng dibuai oleh canggihnya teknologi kita harus membukakan pintu untuk kedatangan zaman baru. Dalam hal itu, generasi muda harus selektif dan kritis menerima hal-hal baru yang masuk dalam pusaran globalisasi. Internet diciptakan untuk memudah pekerjaan manusia. Menggunakan dengan bijak adalah salah satu cara terbaik dalam menyikapinya. Memilih informasi yang akurat melalui jurnal-jurnal sangat dibenarkan namun dengan catatan perlunya membaca, tidak hanya menyalin informasi yang tersedia. Mengatasi minat baca yang menurun perpustakaan tidak kehabisan akal. Setiap bulan atau tahun perpustakaan akan memberikan reward pada masyarakat yang paling sering mengnjungi perpustakaan. Menciptakn inovasi-inovasi baru yang membuat perpustakaan menarik juga merupakan langkah untuk menarik kembali perhatian pengunjung perpustakaan.

            Merununnya minat baca pada masyarakat Indonesia merupakan hal yang memprihatikan. Mengingat kembali bahwasanya pendidikan Indonesi sudah jauh tertinggal dari negara-negara lain. Dengan menurunnya minat membaca akan menjadikan Indonesia sebagai negara yang semakin tertinggal. Menyiasati hal tersebut pemerintah seharusnya memperhatikan keberadaan perpustakaan. Jumlah perpustakaan yang minim juga menjadikan masyarakat sulit untuk menjangkaunya. Dalam satu kabupaten hanya ada satu perpustakaan daerah. Sedangkan perpustakaan di sekolah-sekolah tidak memiliki koleksi buku yang banyak sehingga siswa enggan untuk membaca. Untuk menumbuhkan kembali perpustakaan alangkah baiknya jika disetiap desa memiliki perpustakaan sendiri. Belakangan ini ditemukan perpustakaan keliling. Namun tidak ada perhatiaan khusus pada perpustakaan keliling. Koleksi uk yang terbatas dan penggunaan alat transportasi yang minim.

 Berikut bebrapa hal yang harus diperhatikan untuk meningkatkan kembali minat baca dilapisan masyarakat.

1.      Memberikan reward untuk pengunjung yang sering berkunjung, berhasil menjawab kuis, atau lain sebagainya

2.      Mengadakan event-event diperpustakaan, seperti mengadakan lomba sederhana untuk anak-anak jenjang sekolah dasar

3.      Menciptakan kelas mendongeng yang ditujuakan untuk anak-anak, sejatinya anak-anak menyukai cerita-cerita fiksi dan fantasi. Dalam penyampaian yang baik dibubuhi dengan inovasi yang menarik akan menumbuhkan kesenagan berkunjung perpustaakn pada anak-anak.

4.      Membiasakan anak-anak usia dini untuk membaca. Dalam hal ini peran orang tua dan guru untuk membantu anak-anak mencintai bacaan.

5.      Kebijakan pendidikan untuk menamatkan minimal 1 buku dalam satu bulan, yang kemudian dalam setahun sekali diadakan perlombaan meresensi atau menceritakan kembali buku yang dibaca

6.      Membuat taman bermain di perpustakaan. Sifat anak-anak yang menyukai permainaan dapat di manfaatkan untuk membuat merka datang ke perpustakaan yakni dengan mebuat taman bermain yang memenarik mungkin.

Minat membaca harus ditumbuhkan sejak kecil. Dengan mengajarkan hal-hal positif sejak dini akan membantu menumbuhkan budaya membaca pada masyarakat indonesia. membaca akan menambah wawasan generasi muda. Dongeng-dongeng yang mereka baca atau dengar mengandung makna atau pesan hidup yang dapat mera terapkan dalam kehidupan sehari-hari yang dalam hal itu akan menumbuhakan karakater moral yang baik. Demi membangkitkan kembali dunia liteasi di indonesia semua pihak harus bekerjasama akan hal tersebut. Memberikan penghargaan-penghargaan untuk para penulis buku juga dapat mendongkrak semangat para penulis untuk terus bekarya pisitif untuk negeri.

Penulis: Lina Triwahyuni

 


Berita Terkait
(Lomba Menulis Artikel) Menumbuhkembangkan Generasi Literasi
Julianto Nugroho 1758 Kali
#LombaMenulisArtikel- Selama tujuh tahun bekerja di\r\nlingkungan Kota Metro, khususnya perpustakaan...
Istana Pengetahuan? Dialah Perpustakaan
Jolanda Aprilia Sianturi 688 Kali
#LombamenulisartikelPerkembangan zaman kian hari kian pesat.\r\nPerkembangan teknologi seakan begitu...
GELIAT LITERASI KOTA METRO: ANTARA PELUANG DAN TANTANGAN
Julianto Nugroho 574 Kali
#LombaMenulisArtikelLiterasi\r\nkota Metro saat iniKota Metro, merupakan kota terbesar kedua di\r\np...